Logo Siaga Peduli

Bara Api Masih Mengintai, Siaga Peduli Bersama Tagana Berjuang Mengendalikan Karhutla di Kalampangan

31 Okt 2026Nur Halim6 tayangan
Bara Api Masih Mengintai, Siaga Peduli Bersama Tagana Berjuang Mengendalikan Karhutla di Kalampangan

Palangkaraya, Kalimantan Tengah – Api yang terlihat padam belum tentu menandakan bahaya telah berakhir. Di balik lapisan tanah gambut, bara api masih dapat bertahan dan sewaktu-waktu kembali memicu kebakaran. Kondisi inilah yang masih menjadi ancaman di kawasan Jl. Transkalimantan, Mahar Mahir, Kalampangan, Palangkaraya, Kalimantan Tengah.


Sejumlah lahan di wilayah tersebut terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Meski sebagian titik api telah berhasil dikendalikan, sisa bara yang tersimpan di bawah permukaan gambut masih membutuhkan penanganan serius agar tidak kembali memicu kobaran api.



Merespons kondisi tersebut, Tim Siaga Peduli kembali turun bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) Palangkaraya untuk melanjutkan upaya pemadaman. Fokus penanganan diarahkan pada titik-titik api yang masih menyala serta bara tersembunyi di dalam lapisan gambut.


Bukan pekerjaan mudah. Karakteristik tanah gambut memungkinkan api menjalar dan bertahan di bawah permukaan, sehingga proses pemadaman membutuhkan ketelitian, tenaga, dan kewaspadaan. Upaya ini menjadi bagian penting untuk mengurangi potensi kebakaran berulang yang dapat memperluas dampak kerusakan lingkungan.



Kehadiran Siaga Peduli dalam aksi ini merupakan wujud komitmen untuk terus mengambil bagian dalam respons kebencanaan. Bersama berbagai unsur relawan dan tim penanganan bencana, kolaborasi menjadi kekuatan untuk menghadapi ancaman yang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga kehidupan masyarakat di sekitarnya.


Bagi kami, menjaga alam adalah bagian dari menjaga kehidupan. Setiap langkah, tenaga, dan kepedulian yang diberikan semoga menjadi ikhtiar bermakna dalam mengurangi dampak bencana.


Semoga setiap upaya yang dilakukan menjadi amal kebaikan dan pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT. Semoga bara segera padam, bumi kembali pulih, dan langit Kalimantan kembali biru.

Bagikan:WhatsAppFacebookX